Peta topografi dalam pertanaman bermanfaat untuk penentuan tempat pertanian, tepatnya menyangkut respek tempat. Sudut ketinggian tempat ini mampu menunjukkan kekuatan curah hujan dan suhu serta unit kemiringan lereng.

Lebih rincinya, fungsi dari peta topografi ini sempang lain:

Sehat memberi informasi terkait penetapan permukaan tanah beserta elevasinya

Menggambarkan susunan 2 ukuran dari 3 dimensi rupa segi bumi.

Sejajar dasar bagi mengelompokkan laporan yang berhubungan dengan celah.



Lebih gampang menemukan status pada uni medan ataupun wilayah.

Atlas topografi siap didefinisikan sebagai suatu rangka yang menampilkan informasi & data tentang kondisi tanah lapang secara totalitas yang karakternya umum, elok unsur tempat seperti hargo, sungai, laut dan pematang maupun bagian buatan khalayak seperti sendi, bendungan, lorong dan pihak dengan strip kontur seri dengan patokan skala unik.

Secara sederhananya, peta topografi merupakan sosok grafis atas bentuk segi Bumi yang diperkecil skalanya dan hadir dari buat. Peta topografi juga menggunakan simbol, corak dan label untuk pemetaan topografi menyubstitusi suatu faktor pada tempat Bumi.

Representasi ideal sanggup terwujud jika setiap dasar pada uni wilayah yang dipetakan sanggup ditunjukkan cocok keadaan aslinya yang benar. Untuk bisa mewujudkan unsur ini, dipastikan setiap dasar pada lokasi yang dipetakan harus diwakili dengan simbol dan kode konvensional.

Tuntutan pembuatan rangka topografi

Rancangan topografi terbuat dengan tumpuan untuk memberikan informasi berdasar pada ringkas serta jelas menggoleng lokasi & jarak laksana rute perjalanan dan teritori penduduk atas wilayah khusus.

Peta topografi juga menyalurkan ketinggian profil, vegetasi penutup dan variasi wilayah. Maka dari itu, bidang militer juga luar biasa bergantung di dalam adanya rangka topografi sebab hanya beserta melihat satu peta bisa memberikan tidak sedikit informasi maka itu lebih mudah melakukan ulasan dan trik.



Peta topografi juga sehat dalam masalah mobilitas karet tetara & material yang harus diangkut dan ditempatkan dalam operasi pada tempat dan saat yang tepat. Perencanaan setaraf ini telak memerlukan bantuan peta topografi.

Tidak parak kalau pada setiap operasi pada dunia militer memerlukan memilikinya peta topografi. Namun, sebaik apapun penggambaran di rancangan tersebut, tidak akan ada gunanya pada waktu pengguna bukan bisa membacanya.